masukdapur.wordpress.com
Setelah kemarin kita belajar tentang ukuran, maka sekarang kita akan belajar mengenai kemasan tradisional yakni macam-macam kemasan dari daun pisang. Kemasan daun pisang biasa digunakan untuk kue-kue basah. Contohnya: nagasari, bugis, jojorong, lemper, megamendung, mutiara, dll.
Daun pisang yang biasa digunakan untuk membuat kemasan biasanya daun pisang kluthuk yang masih muda. Sebelumnya, daun pisan tersebut kita jemur atau dikukus terlebih dahulu agar mudah dilipat. Untuk menyematkan sisi daun yang bersentuhan dapat dengan memakai biting (lidi yang diruncingkan) ataupun klip.
Untuk lebih jelasnya, perhatikan teknik-teknik membungkus dengan daun pisang di bawah ini.
  1. Tum
    masakdapur.wordpress.comTeknik tum sangat sering digunakan karena relatif mudah dan cepat. Biasanya digunakan untuk membungkus gado-gado, nasi rames, pecel, dsb. Kelebihan teknik ini adalah mampu menampung makanan yang mengandung cairan sehingga tidak mudah tumpah.
  2. Takir
    masakdapur.wordpress.com
    Takir biasa digunakan sebagai pengganti mangkuk. Teknik ini memerlukan dua kali penyematan sehingga daun pisang membentuk seperti tandon. Takir biasa digunakan sebagai wadah kolak, bubur, dan makanan berkuah lainnya.
  3. Pincuk
    masakdapur.wordpress.com
    Ciri khas pincuk adalah menyerupai bentuk kerucut terbalik dengan ujung runcing di bawah. Pincuk biasa digunakan layaknya piring untuk makanan-makanan seperti sate, langgi, pecel, dll. Karena ujung bawahnya yang runcing, maka pincuk tidak dapat berdiri, jadi pincuk harus dipegangi.
  4. Pinjung
    masakdapur.wordpress.com
    Pinjung berbentuk seperti piramid. Makanan seperti botok, meniran, dan bunga rampai biasa dikemas dengan cara dipinjung.
  5. Sudi
    masakdapur.wordpress.com
    Sudian daun pisang biasa digunakan untuk tempat jajanan pasar, misalnya klepon, cenil, lupis, dll.
  6. Tempelang
    masakdapur.wordpress.com
    Tempelang daun pisang tidak diperlukan semat, sehingga sangat praktis untuk membungkus nasi, lauk kering, dll. Cara ini biasa digunakan pada acara selamatan sebagai pengganti wadah plastik.
  7. Samir
    masakdapur.wordpress.com
    Samir digunakan sebagai alas maupun penutup makanan, umumnya adalah nasi dan jajan pasar. Samir hanya berbentuk lembaran daun yang dibentuk lingkaran sesuai ukuran yang dibutuhkan.
  8. Sumpil
    masakdapur.wordpress.com
    Tempe, lontong, dan nagasari biasa dikemas dengan cara sumpil. Teknik ini memiliki cirri khas berbentuk menyerupai segitiga.